Aliran Uang Klausul Contoh
Aliran Uang. Aliran uang merupakan salah satu dari tiga aliran pada sistem rantai pasok yang terjadi secara satu arah dari hilir hingga ke hulu. Menurut ▇▇▇▇▇▇▇ et al. (2016) aliran uang merupakan penyaluran nilai dalam bentuk rupiah dimana pada aliran uang terdiri dari biaya yang dibayarkan dan keuntungan yang diterima oleh setiap pelaku yang terlibat pada sistem rantaipasok. Aliran uang yang terdapat pada sistem rantai pasok kentang UD. X Batu yaitu dimulai dengan pembelian dari konsumen akhir hingga petani kentang. Konsumen akhir akan melakukan pembelian hasil produk yang diperoleh dari pihak retail melalui pembelian secara langsung dan pembayaran yang bersifat tunai. Setelah dari retail, aliran uang menuju kepada agen atau ke manufaktur secara langsung karena adanya dua aliran penerimaan produk dari agen dan dari manufaktur sehingga pihak retail harus melakukan pembayaran kepada agen atau manufaktur. Sistem pembayaran yang dilakukan oleh retail kepada agen atau manufaktur menggunakan sistem tunai dan jatuh tempo yang harus dibayar sesuai tanggal kesepakatan yang telah ditentukan. Selanjutnya aliran uang bergerak dari agen menuju manufaktur sebagai produsen produk kentang. Aliran yang terjadi merupakan hasil transaksi pembayaran yang dilakukan oleh agen kepada manufaktur atas penerimaan barang yang diperoleh dari manufaktur. Sistem pembayaran yang digunakan agen kepada pihak manufaktur melalui mekanisme pembayaran tunai dan penggunaan jatuh tempo. Adapun aliran selanjutnya terjadi antara pihak manufaktur dengan pihak pemasok yang terdiri dari petani dan pengepul. Aliran uang terjadi karena adanya transaksi pembelian bahan baku kentang yang diperoleh daripetani dan pengepul. Mekanisme pembayaran yang dilakukan oleh manufaktur kepada petani dan pengepul kentang adalah pembelian secara tunai.
