Rangkuman Klausul Contoh

Rangkuman. Diskusi mengenai lingkungan tidak dapat dilepaskan dari organisme yang ada di dalamnya. Interaksi tidak hanya terjadi antara organisme yang satu dengan yang lainnya tetapi juga antara organisme dengan lingkungannya. Keterkaitan ini menghasilkan hubungan timbal balik dalam bentuk pengaruh lingkungan terhadap organisme dan pengaruh organisme terhadap lingkungan. Pemahaman terkait organisme, lingkungan, dan interaksi yang terbentuk sekaligus dinamika yang berkembang dibahas secara menyeluruh dalam ekologi.
Rangkuman. Setiap ekosistem dalam suatu wilayah selalu mengalami perkembangan menuju ke arah keseimbangan dan berakhir pada suatu tingkatan yang disebut dengan klimaks, di mana kondisi homeostatis telah tercapai. Perkembangan ekosistem, atau yang lebih dikenal dengan suksesi. • Terdapat dua macam suksesi, yaitu suksesi primer dan suksesi skunder, perbedaan kedua macam suksesi tersebut terletak pada kondisi awal. • Secara sederhana evolusi dapat diartikan sebagai perubahan yang terjadi secara sedikit demi sedikit dalam jangka waktu relatif lama. Evolusi jangka waktu panjang dari ekosistem dibentuk oleh dua hal berikut: Kekuatan-kekuatan allogenik (luar), seperti perubahan-perubahan iklim dan geologi; proses-proses autogenik (dalam) yang diakibatkan oleh kegiatan-kegiatan komponen- komponen hidup dari ekosistem. • Ekologi manusia adalah ilmu yang memberikan landasan analisis yang berguna untuk memahami konsekuensi aktivitas-aktivitas manusia pada sistem sosial dan sistem ekologi secara sekaligus • Manusia dalam menghadapi kondisi lingkungan sejak zaman dulu hingga sekarang bersifat dinamik mengikuti kemajuan budaya dan teknologi yang dikuasai. Pada awalnya manusia sangat tergantung pada kondisi fisik lingkungannya (deterministik), kemudian mampu mengadakan seleksi atau mencoba dengan cara adaptasi (probabilitas/posibilitas), akhirnya kenal dengan pendekatan sistem/ekosistem, mereka mengkombinasikan menjadi pendekatan ”sistemik, adaptif, dan dinamik”.
Rangkuman eaneka ragaman hayati adalah keanekaragaman yang ditunjukkan dengan adanya variasi makhluk hidup yang meliputi bentuk,penampilan, jumlah, dan ciri lain. Keanekaragaman flora dan fauna di suatu wilayah tidak terlepas dari dukungan kondisi di wilayah itu. • Sumberdaya alam hayati yang meliputi keanekaragaman flora dan fauna mempunyai fungsi dan manfaat sebagai unsur pembentuk lingkungan hidup yang kehadirannya tidak dapat diganti. Mengingat sifatnya yang tidak dapat diganti dan memiliki kedudukan serta berperan penting bagi kehidupan manusia, maka upaya konservasi sumberdaya alam hayati flora dan fauna menjadi kewajiban mutlak bagi setiap generasi. • Baku mutu lingkungan hidup adalah ukuran batas atau kadar mahluk hidup, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup.
Rangkuman. Lingkungan hidup adalah segala sesuatu di sekitar suatu objek yang saling mempengaruhi. Menurut UU No 32 tahun 2009, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup termasuk manusia perilakunya yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. • Suatu ilmu yang sudah berkembang dan telah banyak menghasilkan model dan teori, harus didasari oleh asas yang kokoh dan kuat. Ilmu lingkungan mempunyai 14 asas dasar yang merupakan satu kesatuan, dan dapat digambarkan dalam sebuah kerangka. • Konsep pembangunan berkelanjutan didefinisikan sebagai pembangunan atau perkembangan yang memenuhi kebutuhan masa sekarang tanpa membahayakan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya • Agenda 21 adalah program yang diadakan oleh PBB berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan. Agenda ini merupakan rencana aksi menyeluruh yang diselenggarakan pada tingkat dunia, negara, dan pemerintahan lokal oleh organisasi PBB, pemerintah, dan kelompok-kelompok utama di tiap-tiap daerah yang mana manusia memberikan pengaruh yang besar terhadap lingkungan.
Rangkuman. Rantai makanan (food chain) disebut sebagai satuan dasar ekosistem karena adanya peredaran energi dan nutrisi di dalamnya serta pertukaran energi dan materi yang terjadi pada lingkungan abiotik. Rantai pangan dapat diartikan sebagai pengalihan energi dari sumbernya dalam tumbuhan melalui sederetan organisme yg makan dan yang dimakan. Rantai makanan yang saling berhubungan disebut jejaring makanan (food web). Transfer dan transformasi energi mengikuti hukum- hukum termodinamika. Daur biokimia mengikutsertakan unsur-unsur kimia dan senyawa-senyawa anorganik yang beredar di biosfer.
Rangkuman. Kehadiran atau keberhasilan suatu organisme atau kelompok organisme tergantung kepada kompleks keadaan. Kadaan yang mendekati atau melampaui batas- batas toleransi dinamakan sebagai faktor pembatas. Faktor ini merepresentasikan kemampuan organisme dalam bertahan hidup pada suatu kondisi wilayah tertentu.Pertumbuhan organisme yang baik dapat tercapai bila faktor lingkungan yang mempengaruhipertumbuhan berimbang dan menguntungkan. Bila salah satu faktor lingkungan tidak seimbangdengan faktor lingkungan lain, faktor ini dapat menekan atau kadang-kadang menghentikanpertumbuhan organisme. Faktor lingkungan yang paling tidak optimum akan menentukan tingkat produktivitas organisme. Prinsip ini disebut sebagai prinsip faktor pembatas. Liebig menyatakan di dalam Hukum Minimum Liebig yaitu: “Pertumbuhan tanaman tergantung pada unsur atau senyawa yang berada dalam keadaan minimum”. Organisme mempunyai batas maksimum dan minimum ekologi, yaitu kisaran toleransi dan yang menjadi dasar konsep hukum toleransi Shelford. Di dalam hukum toleransi ▇▇▇▇▇▇▇▇ dikatakan bahwa besar populasi dan penyebaran suatu jenis makhluk hidup dapat dikendalikan dengan faktor yang melampaui batas toleransi maksimum atau minimum dan mendekati batas toleransi maka populasi atau makhluk hidup itu akan berada dalamkeadaan tertekan (stress), sehingga apabila melampaui batas itu yaitu lebih rendah dari batas toleransi minimum atau lebih tinggi dari batas toleransi maksimum, maka makhluk hidup itu akan mati dan populasinya akan punah dari sistem tersebut. Untuk menyatakan derajat toleransi seringdipakai istilah steno untuk sempit dan euri untuk luas. Cahaya, temperatur dan air secara ekologismerupakan faktor lingkungan yang penting untuk daratan, sedangkan cahaya, temperatur dan kadargaram merupakan faktor lingkungan yang penting untuk lautan. Semua faktor fisik alami tidak hanya merupakan faktor pembatas dalam arti yang merugikan akan tetapi juga merupakan faktor pengatur dalam arti selalu menguntungkan dalam komungitas sehingga komutitas dalam kondisi ekseimbangan atau homeostatis.

Related to Rangkuman

  • Pemilikan Kosong Hartanah itu dijual tanpa pemilikan kosong, dengan itu tiada jaminan diberikan bahawa hartanah itu boleh digunakan untuk menginap dan sekiranya keadaan yang sedia ada yang menghalang kemasukan atau penginapan oleh Penawar yang Berjaya, keadaan sedemikian tidak akan membatalkan penjualan dan atau hak kepada Pembeli untuk membatalkan kontrak atau menuntut pengurangan harga atau ganti rugi. Pemegang Serahhak/Pembiaya tidak bertanggungjawab untuk menyerahkan milikan kosong hartanah berkenaan kepada Penawar yang Berjaya. Penawar yang Berjaya selepas pembayaran harga belian sepenuhnya bersama-sama dengan apa-apa faedah terakru, jika ada, hendaklah pada kos dan perbelanjaan sendiri mengambil milikan hartanah tersebut.

  • RINGKASAN Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan harus dibaca dalam kaitannya dengan keterangan yang lebih rinci dan laporan keuangan serta catatan-catatan yang tercantum di dalam Informasi Tambahan ini. Ringkasan ini dibuat atas dasar fakta-fakta dan pertimbangan- pertimbangan yang paling penting bagi Perseroan. Semua informasi keuangan berdasarkan laporan keuangan Perseroan disusun dalam mata uang Rupiah dan telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

  • Jangka Waktu Pelaksanaan Januari-Juni

  • Pengukuran Nilai Wajar Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh Manajer Investasi. Karena seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hierarki level 2. Nilai tercatat dan pengukuran nilai wajar menggunakan level 2 pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar Rp ▇▇.▇▇▇.▇▇▇.▇▇▇ dan Rp ▇▇.▇▇▇.▇▇▇.▇▇▇.

  • PEMBIAYAAN Segala biaya yang timbul dalam pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama ini dibebankan pada anggaran masing-masing PIHAK dan/atau dibebankan pada anggaran PIHAK yang menyelenggarakan kegiatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.