Uji Multikolinearitas Klausul Contoh
Uji Multikolinearitas. Tabel 4.7 Hasil Uji Multikolinearitas
Uji Multikolinearitas. Menurut ▇▇▇▇▇▇▇ (2018), menguji apakah suatu model regresi telah mendeteksi korelasi antar variabel bebas (independen). Metode perhitungan atau persyaratan perhitungan adalah untuk menentukan bahwa korelasi lebih besar dari 0,10. Dalam hal ini, multikolinearitas tidak terjadi atau tidak terjadi jika VIF (Variant Infl ation Factor) kurang dari 10,0. Berikut hasil output SPSS versi 25 untuk Uji Multikolinearitas. Variabel Nilai korelasi statistic Keterangaan Kepuasan Kerja (X1) 0,080 12,499 Terdapat Multikolinearitas Berdasarkan hasil output beserta tabel Uji Multikolinearitas, dapat dikatakan, data terdapat multikolinearitas. Hal tersebut dikarenakan bahwa nilai VIF pada setiap variabel independent lebih besar dari standar nilai VIF yang ditentukan dan nilai Tolerance lebih lebih kecil dari standar nilai Tolerance yang ditentukan, atau nilai VIF >10 dan nilai TOL < 0,1
Uji Multikolinearitas. Tujuan dari uji multikolinearitas yakni untuk menguji apakah dalam model regresi ditemukan adanya korelasi yang tinggi atau sempurna antara variabel Independen (Ghozali dan Ratmono, 2018, 71). Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi antara variabel independen (adalah 1 atau mendekati). ▇▇▇▇▇ ▇▇▇▇▇▇▇▇▇ dan Inflation Factor (VIF).
