PENJAMINAN SIMPANAN Klausul Contoh
PENJAMINAN SIMPANAN. Nasabah dengan ini mengetahui dan menyetujui bahwa sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku mengenai Lembaga Penjamin Simpanan (selanjutnya disebut “Peraturan dan Ketentuan LPS”) maka simpanan yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan adalah terbatas pada simpanan yang meliputi nilai pokok simpanan dan bunga dengan jumlah maksimum tertentu serta dengan ketentuan maksimum tingkat suku bunga yang berlaku akan ditetapkan dari waktu ke waktu berdasarkan Peraturan dan Ketentuan LPS. Apabila simpanan Nasabah yang meliputi nilai pokok simpanan dan bunga melebihi jumlah maksimum simpanan yang dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan dan/atau apabila Nasabah menerima bunga simpanan efektif dari Bank yang melebihi maksimum tingkat suku bunga penjaminan yang ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan dari waktu ke waktu, maka simpanan Nasabah tersebut tidak termasuk dalam program penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjaminan Simpanan.
PENJAMINAN SIMPANAN a. Nasabah mengakui telah mengetahui bahwa terhadap simpanan Nasabah pada Bank berlaku peraturan terkait Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan nilai simpanan yang dijamin untuk setiap nasabah pada 1 (satu) Bank adalah sesuai yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
b. Nasabah dengan ini mengetahui dan menyatakan menerima risiko atas simpanannya yang akan dikecualikan dari ketentuan penjaminan jika:
1) Data simpanan Nasabah tidak tercatat pada Bank.
2) Termasuk kategori Nasabah yang diuntungkan secara tidak wajar (yaitu pemberian bunga atas simpanan melebihi tingkat bunga yang wajar yang ditetapkan LPS untuk periode yang bersangkutan), termasuk menerima risiko atas simpanannya sebagai simpanan yang tidak layak dibayar jika ijin usaha Bank dicabut.
3) Menyebabkan kondisi Bank tidak sehat.
PENJAMINAN SIMPANAN. Nasabah dengan ini mengetahui dan menyetujui bahwa sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku mengenai Lembaga Penjamin Simpanan (selanjutnya disebut “Peraturan dan Ketentuan LPS”) maka simpanan yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan yang meliputi nilai pokok simpanan dan Bagi Hasil adalah terbatas pada simpanan dengan jumlah maksimum tertentu. Apabila simpanan Nasabah melebihi jumlah maksimum yang dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan maka simpanan Nasabah tersebut tidak termasuk dalam program penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjaminan Simpanan.
PENJAMINAN SIMPANAN. Nasabah mengakui telah mengetahui bahwa terhadap simpanan Nasabah pada Bank berlaku peraturan terkait Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan nilai simpanan yang dijamin untuk setiap nasabah pada 1 (satu) Bank adalah sesuai yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PENJAMINAN SIMPANAN. Bank adalah anggota skema penjaminan simpanan yang dikelola oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menyediakan jaminan simpanan sehubungan dengan tabungan dan deposito hingga jumlah tertentu sebagaimana ditentukan berdasarkan hukum dan peraturan yang ditetapkan dari waktu ke waktu oleh Pemerintah. Tanpa membatasi ketidaksesuaian, sebatas dimana nilai deposito melebihi jumlah maksimum yang dijamin oleh LPS atau jika tingkat bunga yang diperjanjikan antara bank dengan Nasabah melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, maka simpanan Nasabah dimaksud menjadi tidak layak dibayar apabila Bank dicabut izin usahanya.
PENJAMINAN SIMPANAN. ▇. ▇▇▇▇▇▇▇ mengakui telah mengetahui bahwa terhadap simpanan nasabah pada Bank berlaku peraturan terkait Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan nilai simpanan yang dijamin untuk setiap nasabah pada 1 (satu) Bank adalah sesuai yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
b. Nasabah dengan ini mengetahui dan menyatakan menerima risiko atas simpanannya yang akan dikecualikan dari ketentuan penjaminan jika:
(i) Data simpanan Nasabah tidak tercatat pada Bank.
(ii) Termasuk kategori Nasabah yang diuntungkan secara tidak wajar (yaitu pemberian nisbah bagi hasil simpanan melebihi tingkat nisbah bagi hasil yang wajar yang ditetapkan LPS untuk periode yang bersangkutan), termasuk menerima risiko atas simpanannya sebagai penjaminan yang tidak layak dibayar jika ijin usaha Bank dicabut.
(iii) Menyebabkan kondisi Bank tidak sehat.
PENJAMINAN SIMPANAN. Savings Guaranteed
12.1. Menempatkan dana simpanan yang melebihi jumlah yang dijamin dalam skema penjaminan; dan/atau
12.2. Mendapatkan suku bunga khusus, dimana suku bunga tersebut melebihi tingkat suku bunga yang dijamin dalam skema penjaminan; dari Lembaga Penjaminan Simpanan atau lembaga-lembaga lainnya yang serupa dengan itu, maka pemegang rekening tidak mempunyai hak untukmengajukan klaim atas penarikan dana simpanannya termasuk bunga-bunganya.
PENJAMINAN SIMPANAN. PT Bank ANZ Indonesia adalah anggota skema penjaminan simpanan yang dikelola oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menyediakan jaminan simpanan sehubungan dengan tabungan dan deposito hingga jumlah tertentu sebagaimana ditentukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang ditetapkan dari waktu ke waktu oleh Pemerintah. Sesuai ketentuan pada Pasal 19 ayat (1) Undang-Undang LPS, apabila tingkat bunga yang diperjanjikan antara Bank dengan Nasabah melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, maka simpanan Nasabah dimaksud menjadi tidak layak dibayar apabila ANZ dicabut izin usahanya.
