Sampel Klausul Contoh

Sampel. Menurut ▇▇▇▇▇▇▇▇ (2014), sampel adalah bagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Sampel yang diambil harus representative (mewakili). Adapun jumlah sampel yang dilibatkan dalam penelitian ini sebanyak 123 orang yang merupakan Asisten Afdeling PT Perkebunan Nusantara III (Persero).
Sampel. Sampel ialah sebagian dari total serta karakteristik yang dipunyai populasi bersangkutan, atau bagaian kecil dari anggota populasi yang diambil sesuai dengan suatu proses jadi bisa menjadi perwakilan bagi populasinya. Maka sampelnya adalah karyawan divisi Marketing dan divisi Keuangan pada PT Pupuk Indonesia Logistik.
Sampel. Menurut ▇▇▇▇▇ (2021) mengartikan sampel merupakan bagian populasi yang dapat mewakili populasi tersebut, pemilihan sampel sesuai dengan suatu prosedur atau metode tertentu. Salah satu jenis dari teknik pengambilan sampel adalah purposive random sampling. Purposive random sampling adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan kriteria tertentu dan proses pengambilan responden dilakukan secara acak (▇▇▇▇▇▇▇▇, 2022). Alasan meggunakan teknik purposive sampling ini karena hendak berfokus pada pelaku UKM yang lancar dalam melakukan pembayaran. Oleh karena itu sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 243 pelaku usaha UKM yang lancar dalam melakukan pembayaran cicilan.
Sampel. Menurut ▇▇▇▇▇ dan Choiri (2019) Sampel adalah sebagian dari populasi yang akan diselidiki atau dapat dikatakan bahwa sampel adalah populasi dalam bentuk mini (miniatur population). Sampel merupakan bagian dari populasi yang ingin diteliti. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sampel jenuh. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 43 orang.
Sampel. Sampel merupakan bagian dari populasi, dan harus merepresentasikan karakteristik populasi. Penentuan sampel dilakukan dengan metode random atau non random. Prosentase sampel tergantung sifat homogitas dan heteroginitas dari populasi. Prosentase sample berkisar antara 5 (lima) sampai dengan 20 prosen dari populasi.
Sampel. Menurut ▇▇▇▇▇▇▇▇ (2013 : 116) sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Pengukuran sampel merupakan suatu langkah untuk menentukan besarnya sampel yang diambil dalam melaksanakan penelitian suatu objek. Untuk menentukan besarnya sampel bisa dilakukan dengan statistik atau berdasarkan estimasi penelitian. Pengambilan sampel ini harus dilakukan sedemikian rupa sehingga diperoleh sampel yang benar-benar dapat berfungsi atau dapat menggambarkan keadaan populasi yang sebenarnya, dengan istilah lain harus representatif (mewakili). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability yaitu sampel jenuh atau sering disebut total sampling. Menurut ▇▇▇▇▇▇▇▇ (2013: 124) sampel jenuh yaitu teknik penentuan sampel dengan cara mengambil seluruh anggota populasi sebagai responden atau sampel. Jadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah karyawan bagian produksi PT. Parewa Jaya Catering Makassar sebanyak 33 orang.
Sampel. Menurut ▇▇▇▇▇▇▇▇ (2010), sampel adalah sebagian jumlah dan karakteristik yang dimiliki populasi. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 45 Orang. Adapun uraian sampel sebagai berikut:
Sampel. Sampel merupakan bagian dari populasi penelitian yang digunakan untuk memperkirakan hasil dari suatu penelitian. Namun, karna jumlah populasi yang bisa di jangkau peneliti untuk meneliti maka penulis mengambil semua populasi tersebut yang dijadikan sampel dalam penelitian ini.16 Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampeling yakni suatu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan khusus sehingga layak dijadikan sampel. Yang menjadi sampel dari responden adalah Manager 1 15 ▇▇▇▇▇▇▇ ▇▇▇▇▇▇▇▇, Metode Penelitian Hukum, Cetakan Pertama, (Jakarta : Raja Grafindo, 2011) h. 118
Sampel. 1) Pemberi Waralaba (franchisor) usaha ▇▇▇▇▇▇▇▇ ▇▇▇▇▇ ▇▇▇▇. 2) Penerima Waralaba (franchisee) usaha waralaba ▇▇▇▇▇ ▇▇▇▇ ▇▇. Ronggo Warsito Kota Pekanbaru. Untuk lebih jelas dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Sampel. Menurut ▇▇▇▇▇▇▇▇ (2013;81) sampel merupakan bagian dari jumlah serta karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Peneliti menentukan jumlah sampel dengan menggunakan rumus slovin untuk menghitung jumlah sampel karena jumlah populasi yang diketahui lebih dari 100 responden, maka dari itu peneliti menggunakan rumus slovin sebagai berikut: 𝑛 = N 1 + 𝑁(𝑒)2 Keterangan : 𝑛 = Jumlah sampel N = Jumlah populasi 𝑒 = Error Adapun jumlah populasi (N) = 307, standar error (𝑒) = 10%, maka jumlah sampel minimum pada penelitian ini adalah sebagai berikut: 1 + 307. (0,1)2 1 + 3,07 = 307 4,07 = 75,42