Biaya Total Klausul Contoh

Biaya Total a. Biaya yang disetujui : Rp. 9.000.000,- Jakarta, 19 Juli 2024 Menyetujui, Ketua Lembaga Penelitian Ketua Tim Pengusul dan Pengabdian kepada Masyarakat ▇▇▇ ▇▇▇ ▇▇▇▇, PhD. I ▇▇▇▇▇ ▇▇▇▇▇▇▇, S.T., M.T. IPM NIK : 10381047 NIK: 10396046
Biaya Total a. Biaya yang disetujui LPPM : Rp 11.000.000,- Jakarta, 31 Januari 2023 Menyetujui, Ketua LPPM Ketua Jap Tji Beng, Ph.D Suraidi.,ST.,MT NIDN/NIK: 0323085501/10381047 NIDN/NIK: 0318127301/10399002
Biaya Total a. Biaya yang disetujui LPPM : Rp 7.500.000,- Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis Jakarta, 27 Juli 2020 Ketua Tim PKM NIDK 8837650017/NIK 10117002 Jap Tji Beng, Ph.D
Biaya Total. Biaya yang diusulkan : Rp 9.000.000, - Jakarta, 17 Juni 2022 Menyetujui, Ketua LPPM Ketua Pelaksana ▇▇▇ ▇▇▇ ▇▇▇▇, Ph.D. ▇▇. ▇▇▇▇ ▇▇▇▇▇▇ Lontoh, M. Biomed NIDN/NIK: 0323085501/10381047 NIDN/NIK: 10401003/0325107504
Biaya Total a. Biaya yang diusulkan : ▇▇▇▇▇▇ ▇▇▇▇▇ / 125210037 : : Semarang : Semarang : Jawa Tengah : 439 km : Transfer pengetahuan dan prosiding temu ilmiah : Januari – Juni 2022 : Rp 6.500.000,- Mengetahui Jakarta, 30 Juni 2022 Ketua Tim Ketua LPPM ▇▇. ▇▇▇ ▇▇▇ ▇▇▇▇, Ph.D Mei Ie, S.E., M.M. NIK: 10381047 NIDN/NIK: 0313047803/10101016 Realitanya, kewirausahaan merupakan suatu hal yang tergolong universal yang dapat dilakukan oleh berbagai kalangan usia yang salah satunya termasuk para siswa, sehingga dapat diartikan, para siswa sebenarnya mampu untuk mendorong kegiatan kewirausahaan yang ada di sekitar kita. Namun sayangnya hal ini tidak diikuti dengan kemampuan berwirausaha. Pengenalan akan potensi diri terkait kewirausahaan merupakan permulaan yang baik untuk dilakukan, terlebih lagi pengembangan ekonomi dengan memanfaatkan keunggulan sumber daya manusia merupakan hal yang baik. Dengan mengenal potensi dari diri masing-masing akan dapat meningkatkan kepercayaan diri dalam menjalankan kegiatan kewirausahaan. Adapun tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan bekal terkait ilmu kewirausahaan khususnya pengenalan akan potensi pada diri sendiri kepada pihak mitra khususnya siswa/i sehingga dapat memanfaatkan ilmu terkait untuk masa depan dan mengimplementasikannya. Target luaran yang akan dihasilkan adalah berupa transfer pengetahuan mengenai kewirausahaan dan pengenalan potensi diri. Target luaran wajib yang juga akan dihasilkan adalah artikel yang dipublikasikan dalam temu ilmiah. Metode pelaksanaan kegiatan adalah melakukan in deep interview, penyusunan proposal rencana bisnis, evaluasi kegiatan, serta penyusunan laporan kegiatan. Kata kunci: kewirausahaan, potensi diri, kepercayaan diri
Biaya Total a. Biaya yang diajukanke DPPM: Rp 11.000.000 b. Biaya yang disetujui DPPM : Jakarta, 20 Juli 2020 Mengetahui , Ketua Peneliti Dekan Fakultas Ekonomi. ▇▇ ▇▇▇▇▇▇▇ ▇▇▇▇▇▇▇▇▇▇▇, SE,MM,MBA ▇▇▇. ▇▇▇▇ ▇▇▇▇▇▇▇▇ R. MM NIDN/NIK: 0301126203/10191025 NIDN/NIK: 0305055602/10182040
Biaya Total. Biaya yang diusulkan : Rp 8.500.000, - Jakarta, 15 Juni 2022 Menyetujui, ▇▇▇ ▇▇▇ ▇▇▇▇, Ph.D NIK : 10381047 Ketua LPPM Ketua Pandemi berkepanjangan menyebabkan peningkatan inaktivitas fisik serta gaya hidup sedentary. Sebagian besar mitra mempunyai kondisi inaktivitas fisik serta sebagian besar kegiatan belajar, pekerjaan dilakukan didepan layar laptop dengan posisi duduk atau berbaring. Berdasarkan permasalahan dihadapi maka tim pengabdian masyarakat melakukan skrining terkait aktivitas fisik dan edukasi kesehatan tentang berolahraga di rumah menggunakan berbagai latihan yang aman, sederhana, dan mudah diterapkan sehingga menjaga tingkat kebugaran. Kegiatan edukasi kesehatan terkait aktivitas fisik bertujuan meningkatkan kesadaran serta wawasan agar tetap melakukan aktivitas fisik di rumah. Kegiatan edukasi aktivitas fisik dilakukan pada tanggal 9 April 2022 yang dilakukan secara daring dihadiri 22 peserta telah dilaksanakan dan dilakukan skrining tanggal 1-2 April 2022. Hasil skrining terkait aktivitas fisik selama pandemi didapatkan peserta jarang berolahraga selama pandemi, tingkat aktivitas fisik rendah tidak rutin melakukan olahraga, sebagian besar jarang melakukan stretching saat bekerja dirumah. Perlunya edukasi serta program intervensi untuk aktivitas fisik dan olahraga yang tepat agar tetap sehat dan aktif selama pandemi. Kegiatan abdimas sudah dipresentasikan di Serina 2022 sebagai luaran utama dan luaran tambahan adalah Hak Cipta yaitu poster /flyer kegiatan yang sudah mendapatkan sertifikat Kata kunci: Inaktivitas fisik, olahraga, aktivitas di dalam rumah Halaman Sampul................................................................................................................. i
Biaya Total a. Biaya yang diusulkan : Rp 10.000.000, - Menyetujui, Ketua LPPM
Biaya Total a. Biaya yang disetujui DPPM : Rp 9.560.000,- Jakarta, 31 Juli 2021 Menyetujui, Ketua LPPM Ketua Tim ▇▇▇ ▇▇▇ ▇▇▇▇, PhD. ▇▇▇▇ ▇▇▇▇▇▇▇▇▇, ▇.▇▇. M.Ds. NIDN/NIK: 0323085501 / 1038104 NIDN/NIK: 0320077702 / 10601008 RINGKASAN Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan tentang konten kreatif untuk media sosial berbasis layar yang saat PSBB bisa dimanfaatkan sebagai media komunikasi antar manusia. Hasil penelitian sebelumnya ditemukan bahwa sosialisasi dan hiburan menjadi hal yang penting bagi manusia untuk tetap bisa bertahan selama pandemi. YouTube dipilih sebagai salah satu media terbanyak untuk mencari hiburan. Selain itu konsep “wadah sosmed” dianggap memiliki konsep berbeda, konsep mengundang narasumber yang juga memiliki masalah yang sama dan mewakili masalah orang banyak bisa dianggap sebagai 'teman', teman yang mengerti layaknya 'teman sepenanggungan'. ▇▇▇▇▇▇▇▇▇▇ tidak selalu menjadi orang yang mampu menghadapi masalah dan menang, juga disukai karena tidak terkesan menggurui. Akan tetapi ditemukan bahwa Mmeting virtual memaksa tubuh dan otak kita berfokus lebih walaupun tujuannya hanya untuk berbincang santai dengan teman, namun tubuh kita tidak akan bisa santai selayaknya berbincang di kehidupan nyata. Objek penelitian ini Laki laki dan Perempuan 20-29 tahun dan mengambil lokasi di Jakarta. Menggunakan pendekatan Kualitatif dalam pengumpulan data, dengan teknik observasi, studi Pustaka, FGD dan wawancara. Melalui penelitian ini diharapkan di saat semua harus dilakukan serba digital, namun di saat yang bersamaan hal ini juga berdampak negatif bagi tubuh sehingga perlu menemukan rekomendasi format konten kreatif untuk Media Digital khususnya Media sosial sesuai sehingga tetap dapat menjalankan fungsinya dengan baik tanpa target harus merasakan kelelahan secara terus menerus sehingga bisa menjadi jembatan bukan hanya memberikan informasi tetapi juga solusi untuk sesama manusia
Biaya Total a. Biaya yang disetujui : Rp. 6.00.000- Menyetujui Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jakarta, 3 Desember 2021 Ketua Tim Pengusul ▇▇▇ ▇▇▇ ▇▇▇▇, PhD NIK: 10381047 ▇▇. ▇▇▇▇ ▇▇▇▇▇▇,M.Biomed (NIK: 10401003/0325107504) Apotik dan tenaga kesehatan termasuk Apoteker, asisten Apoteker serta kasir merupakan salah satu kelompok yang paling berisiko tertular virus Covid-19 karena selama pandemi Covid 19 apotik tempat yang sering diakses masyarakat karena memberikan pelayanan untuk kebutuhan obat pasien. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukan kegiatan untuk melindungi tempat kerja untuk menurunkan risiko penularan di tempat kerja dan apotik tetap melakukan pelayanan obat tetapi tidak menjadi area penularan virus Covid-19. Tujuan kegiatan pengabdian adalah meningkatkan kesadaran, pengetahuan, sikap dan perilaku melalui pelatihan serta edukasi terkait protokol kesehatan ditempat kerja yang tepat sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Kegiatan dilakukan tanggal 17, 18,24 dan 25 September 2021 dilingkungan apotik di Jakarta Barat. Kegiatan tanggal 17-18 September 2021 melakukan survei awal mengisi kuisioner dengan google form terkait penggunaan masker ditempat kerja, kebiasaan mencuci tangan serta membersihkan tempat kerja. Hasil kuisioner dari 26 responden adalah 15,4 % responden tidak penting menggunakan masker selama bekerja, 23,1% responden jarang menggunakan masker dengan tepat, 34,6% jarang mencuci tangan sebelum bekerja ,23,1% tidak penting mencuci tangan sebelum dan sesudah bekerja dan 23,1 % tidak penting membersihkan lingkungan kerja dengan desinfektan serta membersihkan tempat kerja sebelum dan sesudah bekerja. Kegiatan PKM tanggal 24 September 2021 adalah praktik cara mencuci tangan sesuai anjuran Kemenkes, menggunakan masker yang tepat serta face shield ditempat kerja. Kegiatan PKM yang dilakukan tanggal 25 September 2021 pembuatan sarana tempat cuci tangan umum, memasang plastik pembatas dan penyemprotan desinfektan di area apotik. Kegiatan program pengabdian masyarakat terlaksana dengan baik, setelah terlaksananya kegiatan pengabdian masyarakat ini maka kebiasaan mencuci tangan sebelum dan setelah bekerja, konsumen mencuci tangan dengan air di tempat cuci tangan sebelum masuk ke area apotik, masker dipakai sesuai aturan dapat terus terlaksana sehingga terjadi peningkatan kesadaran pekerja serta konsumen ditempat kerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat selama pandemi.